Daftar Pertemuan Kapita Selekta Kelas B

22 Juni 2010

Jenifer Theo Jayadi (915070102)

“Venus dan Mars Tinggal di Bumi”


Kita pastinya sering mendengar istilah bahwa Wanita berasal dari Venus dan Pria dari Mars, bahkan banyak yang menamakan anak-anak mereka Venus dan Mars, sampai pada tahap wanita diistilahkan sebagai Venus dan pria sebagai Mars. Asal mula istilah tersebut berasal dari sebuah judul buku yang dikarang oleh John Gray. Di dalam buku ini terdapat bagaimana cara-cara memperbaiki hubungan antara kedua individu yang berbeda yaitu wanita dan pria.

Pada dasarnya, terutama secara fisik wanita dan pria memang dilahirkan berbeda. Namun selain itu sekarang ini tidak ada perbedaan antara wanita dan pria. Dulu seperti yang kita tahu, wanita hanya mempunyai kegiatan di rumah seperti memasak, mencuci dan mengurus anak, pria juga hanya bekerja dan mencari nafkah, jika pria melakukan pekerjaan rumah di anggap feminim, bahkan serigkali diejek.

Di zaman modern ini tak hanya teknologi yang berkembang namun pemikiranpun semakin berkembang. Bisa dilihat banyak perempuan sekarang ini tidak hanya melakukan kegiatan rumah tangga saja, namun juga bekerja untuk mencari nafkah layaknya pria. Pekerjaannyapun beragam, tidak terpatok pada hal-hal yang feminim namun juga maskulin, contohnya saja pekerjaan supir yang tadinya identik dengan pria, sekarang banyak wanita yang bekerja sebagai supir, dari supir taksi sampai ke supir bus.

Tak hanya wanita namun priapun sekarang bisa mengerjakan hal-hal yang feminim dan tidak merasa malu atau gengsi dengan hal tersebut, banyak pria yang mengerjakan pekerjaan rumah dan istrinya bekerja. Kadang ada suami istri yang membagi waktu untuk mengurus anak mereka. Dari segi pekerjaanpun pria sekarang ini banyak yang melakukan pekerjaan yang bersifat feminim, contohnya saja menjadi Fashion Desainer, Make-Up artist, hari stylish, dan masih banyak pekerjaan yang tadinya identik dengan wanita namun sekarang banyak pria yang menggelutinya.

Jadi istilah Wanita berasal dari Venus dan Pria berasal dari Mars harus ditambahkan menjadi Wanita berasal dari Venus dan Pria berasal dari Mars, Namun Mereka sama-sama tinggal di Bumi.

21 Juni 2010

SUWITO 915070009



Ketika Aturan Mengambang
Diterpa
Devisa Menggiurkan

Rokok dan komunikasi kesehatan. Isu ini sangat kontroversial. Apalagi beberapa waktu yang lalu, tanggal 31 Mei, masyarakat dunia memperingati hari tanpa tembakau. Tema Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun ini adalah “Gender and Tobacco with an Emphasis on Marketing to Women”. Secara umum ingin mengkampanyekan penekanan jumlah pemasaran rokok pada perempuan dan anak-anak. Tak hanya dunia internasional, isu tentang rokok dan kesehatan juga ramai dibicarakan di tanah air. Pada momentum Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang sudah ada sejak 1988 ini, beberapa kelompok masyarakat dari berbagai LSM turun ke jalan. Mereka berdemo dan menyampaikan berbagai gagasan. Ada pula yang mendesak pemerintah segera mengesahkan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang tembakau. Sebuah regulasi pemerintah yang sampai saat ini masih mengambang. Antara ya dan tidak. Entah, ada keraguan apa di balik itu.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, jumlah perokok dari wanita dan usia anak-anak tiap tahun bertambah. Belum lagi mereka yang terpapar asap rokok dari orang terdekatnya alias perokok pasif. Ini sungguh memprihatinkan mengingat penyakit yang disebabkan oleh asap rokok juga tak sedikit. Bahkan masyarakat dengan ekonomi lemah tak jarang mendapat penyakit pernapasan yang sebagian besar disebabkan oleh asap rokok. Susu anak tak mampu dibeli, tetapi merokok tak putus sepanjang hari. Ironis memang.
Bicara soal komunikasi, iklan layanan masyarakat untuk mengkampanyekan bahaya rokok tampaknya belum berhasil. Atau memang belum intens dan powerfull dibandingkan dengan iklan rokok sendiri (walaupun tak boleh menunjukan wujud rokok). Menggunakan opinion leader yakni fatwa MUI dengan mengharamkan rokok, juga tak ampuh dan menuai kontroversi. Maka, jalan lain adalah kebijakan pemerintah untuk melarang sama sekali iklan rokok di media apapun termasuk kepentingan sponsorship dan CSR (Coorporate Social Resposibility) seperti yang diharapkan dalam RPP tentang tembakau. Media dalam hal ini dijadikan kontrol sosial seperti yang dilakukan negara lain.
Keraguan pemerintah tampaknya semakin terombang-ambing ketika melihat kenyataan industri rokok menyumbang devisa yang besar bagi negara. Industri tembakau berdalil di balik industri rokok terdapat jutaan buruh yang butuh makan dari upah industri mereka. Pemerintah seakan ciut padahal solusi dalam RPP tembakau tersebut tidaklah serta merta membuat bangkrut industri rokok di Indonesia.
Aturan ketat dalam hal pemasaran serta komunikasi produk tampaknya perlu dirumuskan untuk membatasi peredaran rokok. Gagasan ini selaras untuk menekan jumlah perokok dan pencemaran udara oleh asap rokok. Apalagi generasi muda dan usia produktif yang harus dibatasi aksesnya terhadap rokok.

 Kapita Selekta -- fikomuntarholic.blogspot.com

William Wongso / 915070123

JURNALISME WARGA SEBAGAI WAJAH BARU DUNIA JURNALISTIK


            Jurnalisme warga kini mengalami perkembangan yang sangat signifikan ketika memasuki era demokrasi. Kebebasan yang didapatkan warga dimanfaatkan dalam berbagai hal, mulai dari kebebasan berpendapat hingga kebebasan memberikan liputan/tulisan berupa kegiatan jurnalisme individu, yang dikenal dengan sebutan Jurnalisme Warga.
Mayoritas warga sipil menggunakan media internet berupa blog, situs jejaring sosial hingga web sebagai media penyalur hasrat reportase dan investigasi mereka. Tidak sedikit jumlah situs-situs yang memberikan informasi tercepat mengenai suatu peristiwa berita yang terjadi, baik skala daerah, nasional, bahkan internasional. Tetapi, hanya sebagian kecil dari situs-situs tersebut yang benar-benar mengandung nilai berita dan kode etik jurnalistik.
Hal inilah yang juga menjadi salah dilema dalam jurnalisme warga. Kecepetan reportase berita patut diacung jempol tetapi keakuratannya masih harus dipertanyakan. Tidak sering dijumpai reportase yang kian cepat diberikan, berujung pada kesalahan informasi/berita. Dan yang lebih buruknya, hal ini dianggap wajar dan berita yang telah dilaporkan dapat diralat kemudian.
Inilah cerminan jurnalismme warga yang sering kita temui sehari-hari. Terdapat sisi positif, namun terdapat pula sisi negatif dalam kegiatan jurnalisme baru ini. Namun, saya berharap dengan semakin berjalannya waktu, kegiatan jurnalisme warga semakin membenahi diri sehingga benar-benar menjadi salah satu kegiatan jurnalis yang memenuhi nilai dan kode etik berita.

AMELIA LAURENZA (915070131)




Minyak BP vs Lumpur Lapindo


Beberapa minggu terakhir, Teluk Meksiko menjadi pusat perhatian dunia dan menjadi headline news di berbagai media. Pesona Teluk Meksiko kini telah hilang dan tercemar oleh semburan minyak dari kebocoran sumur pengeboran milik British Petroleum (BP). BP pun memperoleh reaksi keras dari masyarakat dunia untuk segera bertanggung jawab dan mengatasi semburan tersebut. Kasus ini mengingatkan saya akan kasus serupa yang terjadi di negara kita, Lumpur Lapindo. Kasus serupa yang sama sekali tak sama. Mengapa demikian? Karena penanganan kasus Lumpur Lapindo berkebalikan dengan penanganan kasus Minyak BP. Kasus-kasus tersebut melibatkan berbagai pihak, tidak hanya perusahaan terkait tetapi juga pemerintah, media dan masyarakat. Sejauh manakah keterlibatan media?
Kedua kasus tersebut termasuk dalam isu-isu lingkungan yang rajin disoroti oleh media. Sayangnya, nasib kedua kasus tersebut di tangan media sangatlah berbeda, entah latar belakang kepemilikan media, ideologi, politik, ataupun ekonomi yang mempengaruhinya. Kasus Minyak BP berjalan lebih sesuai kebenaran dan keadilan. Pemerintah Amerika mengharuskan BP menanggung seluruh biaya rugi, pembersihan polusi, tuntutan hukum, dll. Media pun ramai-ramai mengeroyok BP dengan segala fakta dan pemikiran yang diungkapnya. Mereka saling berjuang untuk menegakkan kebenaran dan keadilan untuk kepentingan bersama. Bagaimana dengan kasus Lumpur Lapindo?
Sebaliknya, Lapindo sebagai dalang utama penyebab terjadinya semburan lumpur di Sidoarjo dapat dengan sukses ‘cuci tangan’ dari segala tanggung jawab dan kewajibannya. Pemerintah pun terkesan lunak menghadapi para taipan empunya Lapindo, Bakrie Brothers. Bahkan media-media di Indonesia belum memaksimalkan perannya sebagai pemberi informasi dan pendidikan bagi rakyat. Media seolah-olah kehilangan independensinya dan loyalitasnya kepada masyarakat. Di mulai dari munculnya label baru ‘Bencana Lumpur Sidoarjo’ yang ditujukan agar masyarakat tergiring untuk menganggapnya sebagai peristiwa bencana alam. Kemudian, ketidakseriusan media untuk mengungkap fakta dan kebenaran di balik kasus tersebut. Media sibuk menyoroti korban dan kerugian atas semburan lumpur, tetapi tidak mendidik masyarakat dengan pemberitaan dan tulisan-tulisan yang berbobot. Yang mana tulisan tersebut dapat mendorong untuk diadakannya pengusutan yang lebih jelas dan mendalam untuk membuktikan ‘kesalahan’ Lapindo. Seharusnya media dapat lebih bijak dalam menyikapi kasus tersebut, tidak sekedar ikut blow-up ke sana ke mari. Mengingat peran mediayang harusnya mencerdaskan dan memajukan bangsa, media harus lebih kompeten dalam memberikan informasi yang benar dan berimbang kepada masyarakat. Hal itu sebagai pembuktian pula bahwa media independen dan tidak dapat dibeli!

VALIN LAURA (915070125)


Pesan harus ToP demi Keselamatan!!!

Di zaman yang semakin modern ini, media komunikasi dengan berbagai wujud sudah semakin banyak berkembang. Memang benar bahwa banyak sekali media-media yang dapat digunakan dalam penyampaian pesan, baik pesan yang mendidik, membujuk, ataupun pesan yang berusaha untuk memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat. Seperti halnya didalam Negara kita, Negara Indonesia, terdapat iklan yang disebut dengan iklan layanan masyarakat. Iklan seperti ini patut diacungkan jempol. Karena, dengan adanya iklan layanan masyarakat maka dapat memberikan pengaruh bagi masyarakat terutama golongan yang dibidik melalui iklan tersebut. Misalkan saja, iklan layanan masyarakat yang menampilkan seorang Ibu yang akan melahirkan, diantar suaminya ke RS Bersalin dan didampingi hingga proses bersalin. Iklan layanan ini memberikan pesan secara audio maupun visual bahwa saat ini di Negara kita angka kematian Ibu bersalin sangat tinggi. Karena itu, perlu adanya info pemahaman yang baik kepada masyarakat melalui iklan layanan masyarakat.
Pesan lainnya dengan media dapat juga dilakukan dengan berbagai cara demi keselamatan. Seperti halnya pesan yang terdapat pada kemasan rokok. Bila diperhatikan maka terlihat jelas bahwa pesan pada kemasan rokok dalam negeri dengan kemasan rokok luar negeri berbeda. Kemasan dalam negeri tidak secara terbuka menggambarkan bahwa merokok sangatlah berbahaya. Berbeda dengan kemasan luar negeri yang secara gamblang menggambarkan bahwa paru-paru akan rusak bila merokok. Karena itu, banyak lembaga-lembaga ataupun himpunan-himpunan yang melakukan berbagai cara untuk mengkampanyekan bahwa merokok sangatlah berbahaya. Kampanye itu dapat dilakukan dengan berbagai cara. Bisa dengan melalui media televise (iklan layanan masyarakat), pemasangan poster ditempat-tempat umum, ataupun dapat diadakan seminar penyuluhan bagi perokok.
Perlu diperhatikan bahwa pesan harus disampaikan dengan baik agar keselamatan manusiapun terjaga. Namun, tidak lupa bahwa dalam rencana penginfoan pesan haruslah tetap memperhatikan khalayak sasaran atau target audience. Selain itu, harus mengetahui tujuan atau sasaran yang ingin dicapai. Hambatan-hambatan yang mungkin terjadi pun harus kita pikirkan demi keberlangsungan iklan yang akan disampaikan. Karena itu, pertimbangan-pertimbangan lain harus tetap menjadi prioritas dalam penyampaian pesan demi keselamatan para khalayak yang menjadi sasaran pesan yang kita sampaikan! (Valin Laura – 915070125)   

Sasya Rachelia (915070026)


MERDEKA DARI IKATAN CANDU ROKOK ADALAH SEBUAH PILIHAN

Setiap tahunnya di Indonesia 1,5 juta orang meninggal dunia karena rokok dan 25.000 orang yang meninggal diantaranya adalah perokok pasif. Indonesia sebagai negara dengan jumlah perokok peringkat ke-3, memiliki perokok lelaki sebanyak 65,9% dan 4,5% perempuan. Dan menurut data Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, jumlah tersebut akan terus naik. Hal ini sunggulah tragis. Lebih dari setengah penduduknya adalah pecandu rokok.
Apa sebenarnya keuntungan yang diberikan rokok sampai-sampai hanya terdapat dua kemungkinan bagi pecandunya untuk bisa dan mau berhenti merokok yaitu sakit atau meninggal dunia. Padahal seperti kita tahu rokok itu sangat berbahaya bagi kesehatan. Pada tahun 2008 saja terdapat 6 juta kematian akibat rokok dan jumlah tersebut akan meningkat menjadi 10 juta kematian pada tahun 2030. Zat nikotin yang ada pada rokok memang benar-benar membuat seseorang kecanduan, bahkan pada sebatang rokok yang dinyalakan bisa mengeluarkan lebih dari 4000 bahan kimia beracun yang membahayakan dan bisa mendatangkan maut.
Banyak yang mengatakan kalau rokok dapat menjadi teman penghilang stress dan masalah. Namun faktanya adalah, stress hanya tersingkir beberapa saat, dan ia akan segera kembali. Masalah pun hanya terlupakan beberapa waktu dan akan kembali lagi dengan berlipat kali ganda, karena rokok sendiri merupakan pembuat masalah.
Kenyataannya, merokok dapat menyebabkan penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin. Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya bahaya dari secondhand-smoke, yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok karena berada di sekitar perokok, atau biasa disebut juga dengan perokok pasif.
Adalah seorang anak yang bodoh, jika ia mengetahui di depannya terdapat jurang namun tetap bermain-main di dekat jurang itu walaupun ia tahu besar kemungkinan ia akan terjatuh ke dalam jurang tersebut. Begitu juga adalah sama bodohnya bagi seseorang yang sudah tahu bahwa rokok itu berbahaya namun tetap mau mengkonsumsinya.
Pilihan memang ada di tangan masing-masing pribadi. Pilihan untuk bebas dari rokok, pilihan untuk sehat, pilihan untuk jadi orang yang merdeka dari candu rokok, atau sebaliknya, pilihan untuk meracuni diri sendiri, pilihan untuk membahayakan orang-orang terdekat, pilihan untuk merusak tubuh, dan sebagainya.
Dalam hidup ini, setiap orang memang selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan, karena bagaimana kehidupan seseorang memang ditentukan dari pilihan-pilihan yang ia ambil. Maka dari itu berpikirlah bijak untuk menentukan pilihan. Dan ingatlah, apa yang populer dan umum di mata kebanyakan orang tidak selamanya benar, dan apa yang benar tidak selalau menjadi yang populer.
Jadi untuk menjadi seseorang yang merdeka dari ikatan candu rokok merupakan sebuah pilihan. Dan saya berani mengatakan bahwa memilih menjadi orang yang merdeka dari candu rokok adalah pilihan yang benar.


***



ROSWITA (915070142)



Psikologi Massa
(dalam kehidupan sehari-hari)


Psikologi massa berhubungan dengan perilaku yang dilakukan secara bersama-sama oleh sekelompok massa. Tindakan kelompok massa ini ada yang diorganisir dan ada juga tindakan yang tidak diorganisir. Fenomena kebersamaan ini juga sering diistilahkan sebagai perilaku kolektif. Perilaku kolektif seringkali muncul ketika dalam interaksi terjadi situasi yang tidak terstruktur, ambigious (ketaksaan/ membingungkan), dan tidak stabil.
Psikologi massa tidak terjadi dengan sendirinya, namun karena ada yang memulainya terlebih dahulu, yang sering kali juga kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja kita sedang berjalan di jalan raya yang banyak dilalui oleh orang-orang, lalu cin-cin emas kita terjatuh. Kita akan menunduk dan melihat-lihat sepanjang jalanan yang telah kita lalui untuk menemukan cin-cin emas tersebut. Dapat dibuktikan bahwa bukan hanya kita saja yang melakukan hal tersebut namun orang-orang yang berlalu-lalang di sekitar jalan raya tersebut juga melakukan hal yang sama tanpa tahu apa tujuan dari tindakkannya.

Psikologi massa merupakan suatu perilaku yang unik. Dari hal kecil yang sehari-hari kita jalani hingga perilaku yang dapat merusak kepentingan umum, dari yang tidak disengaja hingga yang sengaja diperbuat untuk kepentingan tertentu.  Sampai saat ini tidak satupun kerumunan dapat diprediksi apakah akan terjadi kerusuhan massa ataukah tetap damai.



Teknologi Komunikasi dan Perubahan Sosial

dosen: Eko Harry Susanto

Perubahan sosial merupakan gejala yang wajar di dalam masyarakat, tetapi pemicu terjadinya perubahan perlu ditelaah lebih mendalam. Hoogvelt (1976:9) menyatakan, “Tidak ada masayarakat yang stagnant, oleh karena setiap masyarakat mengalami perubahan yang terjadi secara cepat atau lambat”. Dalam proses terjadinya perubahan, terdapat 2 model perubahan, yaitu:


                         
Linear

Siklus

Perubahan siklus menunjukkan perubahan yang terjadi akan tampak berulang seperti hal-hal yang pernah ada sebelumnya, seperti dunia mode atau fashion. Tren yang dulunya terjadi pada tahun-tahun tertentu akan kembali berulang pada tahun yang akan datang. Sedangkan linear menunjukkan perubahan berlangsung secara terus-menerus dan mengalami perubahan atau perkembangan.
            Hakekat perubahan sosial menurut Rogers dan Svenning (1969:8) adalah “proses di mana terjadi perubahan struktur dan fungsi suatu  sistem sosial. Rogers (1986:110) menyebutkan “teknologi komunikasi baru adalah salah satu dari sebab-sebab yang penting dari perubahan-perubahan sosial di masyarakat. Teknologi komunikasi lebih banyak berpengaruh terhadap anak –anak muda dibandingkan kepada anak-anak dan orang tua, contohnya efek dari televisi dan komputer lebih banyak beredar di masyarakat.
Perkembangan teknologi memudarkan nilai-nilai sosial yang dikandung dalam masyarakat Indonesia dahulu, di mana warga pada daerah tertentu sering menonton televisi secara dan bersama-sama. Lebih lanjut, kegiatan orang tua menceritakan kisah fabel (dongeng tentang binatang) kini pun hampir tidak pernah dilakukan lagi.
Teknologi komunikasi dalam perusahaan multi nasional juga mampu mengubah kondisi sosial masyarakat setempat. Perusahaan raksasa tidak hanya memupuk modal dan memanfaatkan teknologi serta menjualnya ke pasar komunikasi, mereka juga menjual sejumlah kebutuhan sosio-kultural. Perusahaan trans nasional berpengaruh langsung atas alat-alat produksi negara dan berperan memperdagangkan kebudayaan mereka sehingga dapat mengubah fokus sosio-kultural.

GENERASI BARU MEDIA

Dosen: Surjono, Vivanews

New media and social media.
Kasus ponari menjadi fenomena. Setiap ada isu yang dikemas oleh media akan menjadi isu. Kalau dulu media cetak dan televisi sangat dominan merubah publik sekarang lebih ke internet dan mobile.


Contohnya saja Ponari yang menggunakan email dan facebook. (Ponari sweat)

 
Pertumbuhan dunia Internet
·       Pengguna internet tumbuh menjadi 35juta orang
·       Tarif smakin murah
·       Jaringan global
·       mampu menampilkan smua jenis berita
·       Iklan media online tumbuh
·       Akses mobile.

Sekarang sudah dibangun infrastruktur baru untuk mempermurah internet. Kira-kira akhir tahun internet akan murah. Ini dimaksudkan untuk melaksanakan program internet masuk sekolah dengan penggagas utamanya adalah PT TELKOM.

Sekarang di dunia Advertising dan PR banyak terdapat divisi online. Di mana divisi tersebut di bentuk untuk membuat pemberitaan dan iklan perusahaan melalui online atau internet. Contoh IntersectionAdmac merupakan biro iklan online.

Pemanfaatan telepon dengan fitur seperti content provider, membuat orang yang menggunakannya tidak hanya bisa berperan sebagai penikmat tapi juga pengguna.

Jika anda ingin melihat chart ranking internet anda bisa ke website seperti Alexa.
Alexa merupakan situs pemeringkat media online, di mana di dalam situs ini terdapat Semua jenis web. Alexa merupakan situs website rank yang terbuka untuk umum. Di dalam website ini kita bisa melihat situs di seluruh dunia.
Situs yang diklik orang indonesia paling pertama adalah Facebook. Pemilik account facebook di Indonesia sebanyak 21juta orang. Ini menjadikan Indonesia sebagai pengguna facebook erbesar ke 3 di asia. Dikalahkan oleh China(sebelum di larang) dan india. Yang ke 2 merupakan situs Google. Di mana engine machine ini terkenal sebagai pencari informasi diikuti oleh Yahoo.

Sekarang ini Email dianggap sudah ketinggalan jaman, dan yang bsa menggantikannya adalah chattingTwitter merupakan salah satu situs yang dianggap bisa menggantikan email. Karena itu Yahoo yang tadinya merupakan provider Email sekarang meluaskan sayapnya dengan menyajikan fitur informasi (news). Dapat di lihat dari situsnya sekarang, banyak berita dan sosial media di situsYahoo.

Orang indonesia lebih memanfaatkan internet untuk social media. Ini di karenakan bahwa situs social media tak hanya digunakan untuk bersosialisasi namun juga untuk mendatangkan profit.
Usahakan mengkomunikasikan produk dengan cara dua arah. Contoh dengan menggunakan youtube. Maka produk kita sekaligus bisa diihat namun kita juga bisa mendapatkan kritik dan saran.

Now media (Media Sekarang)
·       Era baru jurnalisme
·       Menyajikan semua jenis informasi
·       Convergent journalism jadi trend
·       Proses produksi cross media
·       Jurnalis multi skill
·       Reporter bisa melaporkan liputan dengan foto, video, audio, tulis.

Salah satu kelebihan online kita juga dapat mengukur seberapa tenar website kita dengan mengunakan pengukur gratis yaitu google analytic. Di sini kita bisa tahu Seberapa banyak orang mengakses blog kita. Jam brapa, siapa, melihat artikell apa saja dan masih banyak lainnya, semua akan terekam di google.