Daftar Pertemuan Kapita Selekta Kelas B

21 Juni 2010

SIMBOL DAN ARSITEKTUR

oleh: Eduard Tjahjadi 

Simbol merupakan suatu objek, gambar, tulisan, suara, atau tanda tertentu yang mewakili sesuatu yang lain oleh asosiasi, kemiripan, konvensi atau gabungan diantaranya.

Simbol merupakan salah satu cara manusia mengekspresikan sesuatu yang telah berlangsung disemua kebudayaan sepanjang waktu. Memungkinkan terjadinya sebagian besar hubungan komunikasi manusia dalam bentuk verbal maupun nonverbal.

Arsitektur adalah seni dan ilmu merancang bangunan dan struktur fisik lainnya. Arsitektur, dalam definisi yang lebih luas meliputi semua kegiatan desain, dari level mikro (desain bangunan atau bangun-bangunan, kompleks bangunan, desain furnitur) ke tingkat makro (desain perkotaan: kawasan, bagian kota, arsitektur lansekap). Saat ini, arsitektur dapat merujuk kepada aktivitas merancang sistem apapun dan sering digunakan dalam dunia TI.

Karya arsitektur dapat berupa bangunan tunggal (tinggi – rendah), kompleks, apartments (townhouses), kawasan (CBD), kawasan (hunian), kota baru (Bumi Serpong Damai).

Picture1             

Karya arsitektur sering dianggap sebagai karya seni maupun simbol politik dan budaya. Sejarah peradaban manusia sering diidentikkan dengan karya arsitektur yang masih ada sebagai bagian perjalanan peradaban manusia itu sendiri.

Dalam banyak peradaban kuno, arsitektur dan urbanisme mencerminkan keterlibatan konstan dengan yang ilahi dan supernatural.

Budaya tradisional melibatkan faktor-faktor yang bersifat fisik dan nonfisik. Khususnya bersifat simbolik. Simbol-simbol digunakan untuk mengkomunikasikan makna susunan tertentuMisalnya Kota Terlarang di Bejing, contoh psikologi tata ruang dan tata bangunan yang klasik agung, bagaimana orang menghayati suatu 'poros dan gunung hierarki' tiga dimensional pada struktur dua dimensi. Simbolisme di dalam penataannya sangat kuat dengan melibatkan dimensi vertikal yang sifatnya kosmologis.
Begitu juga dengan struktur Candi Borobudur yang berbentuk punden berundak, yang terdiri dari:
       Enam tingkat berbentuk bujur sangkar.
       Tiga tingkat berbentuk bundar melingkar.
       Sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Dan beberapa stupa tersebar di semua tingkat-tingkatannya.
Sepuluh tingkat menggambarkan secara jelas filsafat mazhab Mahayana, yakni menggambarkan sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha. Bagian kaki Borobudur melambangkan Kamadhatu, yaitu dunia yang masih dikuasai oleh kama atau "nafsu rendah".
Empat lantai dengan dinding berelief di atasnya oleh para ahli dinamakan Rupadhatu, yang mempresentasi dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari nafsu, tetapi masih terikat oleh rupa dan bentuk. Tingkatan ini melambangkan alam antara yakni, antara alam bawah dan alam atas. Pada bagian Rupadhatu ini patung-patung Buddha terdapat pada ceruk-ceruk dinding di atas ballustrade atau selasar.

Mulai lantai kelima hingga ketujuh dindingnya tidak berelief. Tingkatan ini dinamakan Arupadhatu (yang berarti tidak berupa atau tidak berwujud). Denah lantai berbentuk lingkaran. Tingkatan ini melambangkan alam atas, di mana manusia sudah bebas dari segala keinginan dan ikatan bentuk dan rupa, namun belum mencapai nirwana. Patung-patung Buddha ditempatkan di dalam stupa yang ditutup berlubang-lubang seperti dalam kurungan. Dari luar patung-patung itu masih tampak samar-samar.

Tingkatan tertinggi yang menggambarkan ketiadaan wujud dilambangkan berupa stupa yang terbesar dan tertinggi. Stupa digambarkan polos tanpa lubang-lubang. Di dalam stupa terbesar ini pernah ditemukan patung Buddha yang tidak sempurna atau disebut juga unfinished Buddha.

Jaringan perkotaan dibedakan menjadi dua macam, yaitu beraturan dan tidak beraturan. Kota-kota di Timur Tengah mempunyai suatu struktur yang bertentangan dengan bentuk-bentuk kota di Amerika Serikat.
Organisasi kota-kota Muslim dan Yahudi lebih membatasi dan mengendalikan perilaku, dengan cara membatasi mobilitas, daripada meningkatkan pergerakan dan perhubungan lalu lintas. Kota-kotanya memiliki sejumlah besar distrik yang spesifik dalam hal etnik, religius, ataupun fungsi.

Sedangkan kota-kota di Washington, Amerika Serikat lebih memiliki sistem jaringan yang  tersusun secara teknis. Nilai tertinggi ditempatkan pada mobilitas dan fieksibilitas
Karya arsitektur juga dapat melambangkan simbol:
       Kekuasaan
     politik

     kebangkitan/kejayaan kebangsaan
       gerbang kemenangan menghormati mereka yang berjuang untuk Perancis, terutama selama Perang Napoleon.
       di bagian dalam dan bagian atas busur ada semua nama-nama jenderal dan nama perang yang terjadi
     ekonomi

       Demokrasi
       Kemajuan teknologi
Dibangun antara 1887 dan 1889 sebagai pintu masuk Exposition Universelle, Pameran Dunia yang merayakan seabad Revolusi Perancis. direncanakan dibongkar tahun 1909, maka itu menara dirancang agar mudah diruntuhkan . Namun setelah menara ini terbukti men-datangkan untung dari segi komunikasi, menara ini dibiarkan berdiri setelah izin tersebut kadaluwarsa.



       Sustainability approach
The Living Roof of the California Academy of Sciences, a museum and research facility in San Francisco, California.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar